PSM Makassar Mulai Susun Fondasi Baru Usai Lolos dari Tekanan Degradasi

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 10:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARISSPIRITS.COM_MAKASSAR — Setelah berhasil keluar dari tekanan degradasi dan perlahan lepas dari bayang-bayang persoalan administrasi internasional, PSM Makassar kini mulai mengarahkan fokus untuk membangun kembali kekuatan tim menghadapi musim depan.

Bertahannya Pasukan Ramang di kompetisi Super League Indonesia menjadi kabar melegakan bagi publik Kota Makassar. Kepastian tersebut hadir setelah hasil imbang 0-0 antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, yang secara tidak langsung memastikan posisi PSM tetap aman, meski sebelumnya harus menelan kekalahan 0-3 dari Arema FC.

Namun di balik rasa lega tersebut, manajemen PSM diyakini memahami bahwa musim ini belum bisa disebut memuaskan. Lolos dari ancaman degradasi justru menjadi evaluasi besar bagi tim berjuluk Juku Eja tersebut.

Baca Juga :  DPRD Konawe Kepulauan Konsultasi Penanganan Permukiman Kumuh ke DPRD Makassar

Musim 2025/2026 dianggap sebagai alarm keras bahwa PSM membutuhkan pembenahan menyeluruh agar mampu kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.

Salah satu persoalan yang paling terlihat sepanjang musim ialah inkonsistensi performa tim. Meski nama Bernardo Tavares masih memiliki pengaruh besar setelah membawa PSM memasuki era kompetitif dalam beberapa musim terakhir, tekanan yang muncul musim ini memunculkan berbagai spekulasi terkait kemungkinan hadirnya pelatih asing baru untuk menyegarkan proyek tim.

Baca Juga :  DPRD Makassar Imam Muzakkar, S.H Dorong Pembangunan Tertib melalui Sosialisasi Perda Bangunan Gedung

Di sisi lain, kondisi klub yang mulai lebih stabil turut menjadi angin segar bagi manajemen. PSM perlahan dikabarkan mulai terbebas dari berbagai hambatan administratif yang sebelumnya sempat mengganggu aktivitas klub, termasuk persoalan sanksi FIFA yang mempengaruhi fleksibilitas dalam menyusun skuad.

Dengan situasi yang mulai kondusif, ruang gerak manajemen untuk membangun ulang fondasi tim kini semakin terbuka. Publik Kota Makassar pun berharap PSM dapat kembali bangkit dan tampil lebih kompetitif pada musim mendatang.

Berita Terkait

Terima Penghargaan Creative Financing, Munafri: Ini Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026
Wali Kota Makassar Apresiasi Antusiasme Ribuan Pelari 10K MHM 2026, Siap Tingkatkan Kualitas Event
Ketua BPK Sulsel Menyerahkan Hasil Pemeriksaan LKPD kepada Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman
RSUD Daya Jadi Simbol Kolaborasi Makassar-China dalam Revolusi Pelayanan Medis
Pemkot Makassar Tegas: Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks
DPRD Makassar Dorong Perbaikan Pelayanan dan Pembangunan Kota
MIWF 2026 Resmi Dibuka, Duta Besar dan Komunitas Global Hadir, Munafri Perkuat Citra Makassar sebagai Kota Kreatif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:11 WITA

Terima Penghargaan Creative Financing, Munafri: Ini Hasil Kerja Keras Kita Bersama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:34 WITA

Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:14 WITA

Wali Kota Makassar Apresiasi Antusiasme Ribuan Pelari 10K MHM 2026, Siap Tingkatkan Kualitas Event

Senin, 25 Mei 2026 - 23:05 WITA

Ketua BPK Sulsel Menyerahkan Hasil Pemeriksaan LKPD kepada Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:24 WITA

RSUD Daya Jadi Simbol Kolaborasi Makassar-China dalam Revolusi Pelayanan Medis

Berita Terbaru