Pemkot Kota Makassar Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat Sistem Digital Manajemen Talenta ASN

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARISSPIRITS.COM_Makassar — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional, modern, dan transparan melalui penerapan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis digital.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pengelolaan karier ASN ke depan harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi, bukan karena faktor kedekatan ataupun kepentingan nonteknis.

Komitmen tersebut disampaikan saat Pemerintah Kota Makassar mengikuti kegiatan ekspose manajemen talenta bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga :  DPRD Makassar Imam Muzakkar, S.H Dorong Pembangunan Tertib melalui Sosialisasi Perda Bangunan Gedung

Dalam kesempatan itu, Pemkot Kota Makassar memaparkan penerapan aplikasi SIMATA (Sistem Informasi Manajemen Talenta) yang mulai digunakan untuk mendukung penguatan sistem merit di lingkungan pemerintahan.

Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa sistem tersebut diharapkan mampu menciptakan pola jenjang karier ASN yang lebih jelas, akuntabel, dan transparan sehingga setiap pegawai dapat menempati posisi sesuai kemampuan dan kompetensinya.

“Seluruh ASN harus berada pada posisi yang sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya,” ujar Munafri.

Menurutnya, penerapan manajemen talenta bukan sekadar kebutuhan administrasi birokrasi, melainkan bagian dari langkah besar Pemerintah Kota Makassar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.

Baca Juga :  Irmawati Sila Serap Aspirasi Warga Tamalate melalui Kegiatan Reses

Ia juga menegaskan keinginannya untuk menghapus paradigma lama terkait promosi maupun mutasi jabatan ASN yang selama ini kerap dipersepsikan dipengaruhi faktor di luar ketentuan teknis.

“Semua harus berbasis sistem, kompetensi, dan kinerja,” tegasnya.

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong reformasi birokrasi yang lebih sehat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Makassar.

 

 

 

 

Berita Terkait

Terima Penghargaan Creative Financing, Munafri: Ini Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026
Wali Kota Makassar Apresiasi Antusiasme Ribuan Pelari 10K MHM 2026, Siap Tingkatkan Kualitas Event
Ketua BPK Sulsel Menyerahkan Hasil Pemeriksaan LKPD kepada Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman
RSUD Daya Jadi Simbol Kolaborasi Makassar-China dalam Revolusi Pelayanan Medis
Pemkot Makassar Tegas: Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks
DPRD Makassar Dorong Perbaikan Pelayanan dan Pembangunan Kota
MIWF 2026 Resmi Dibuka, Duta Besar dan Komunitas Global Hadir, Munafri Perkuat Citra Makassar sebagai Kota Kreatif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:11 WITA

Terima Penghargaan Creative Financing, Munafri: Ini Hasil Kerja Keras Kita Bersama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:34 WITA

Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:14 WITA

Wali Kota Makassar Apresiasi Antusiasme Ribuan Pelari 10K MHM 2026, Siap Tingkatkan Kualitas Event

Senin, 25 Mei 2026 - 23:05 WITA

Ketua BPK Sulsel Menyerahkan Hasil Pemeriksaan LKPD kepada Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:24 WITA

RSUD Daya Jadi Simbol Kolaborasi Makassar-China dalam Revolusi Pelayanan Medis

Berita Terbaru