Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin & Ketua DPRD Kota Makassar Supratman Tegaskan Komitmen Jadikan Kota Bebas Narkoba

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARISSPIRITS.NEWS_ Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan tekadnya menjadikan Makassar sebagai kota yang aman dan bersih dari peredaran serta penyalahgunaan narkotika. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana narkotika dan pemusnahan barang bukti di Polrestabes Makassar, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sulawesi Selatan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Kepala BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol. Budi Sajidin, Kajari Makassar Andi Panca Sakti, serta Ketua DPRD Kota Makassar Supratman. Kolaborasi antarinstansi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka peredaran narkoba.

Dalam sambutannya, Munafri memberikan apresiasi tinggi kepada aparat penegak hukum atas keberhasilan mengungkap jaringan besar narkoba yang beroperasi di Makassar. Ia menilai, keberhasilan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya membersihkan kota dari bahaya narkotika.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya berterima kasih atas kerja keras Polrestabes dan BNN. Kami akan terus bersinergi agar pelaku, pengedar, dan pengguna narkoba tidak merasa nyaman berada di kota ini,” tegas Munafri.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 20 kilogram narkotika berhasil disita dan dimusnahkan. Barang bukti terdiri atas 13 kilogram sabu, 1 kilogram cairan sintetik, serta 33.936 butir obat berbahan THD seberat 6 kilogram.

Baca Juga :  Ketua DPRD Makassar Hadiri Rapat Forkopimda, Bahas Sinergi Penguatan Personel Kodim 1408/Mks

Proses pemusnahan dilakukan menggunakan mobil incinerator milik BNNP Sulsel dengan sistem wet scrubber, sehingga hasilnya ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi udara.

Munafri menambahkan, Pemkot Makassar akan fokus memberdayakan wilayah yang selama ini dicap sebagai “kampung narkoba” agar bisa berubah menjadi kawasan produktif. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat agar menjauhi narkotika dan beralih pada kegiatan positif.

“Kami akan turun langsung untuk mengembangkan model pemberdayaan di wilayah rawan. Tujuannya agar masyarakat lebih berdaya dan memiliki arah hidup yang sehat,” ujarnya.

Selain kasus narkoba, Munafri juga menyoroti keberhasilan kepolisian dalam mengungkap kasus penculikan anak di bawah umur yang sempat menghebohkan publik. Kasus ini menurutnya menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan perdagangan manusia.

“Fenomena ini alarm bagi kita semua. Saya mengimbau agar pengawasan di bandara dan pelabuhan diperketat, terutama terhadap anak-anak tanpa pendamping,” imbaunya.

Ia menegaskan, upaya menciptakan keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar kota tetap kondusif dan nyaman bagi warganya.

Baca Juga :  Munafri Arifuddin Serahkan Pengelolaan IPAL Losari ke PDAM Makassar, Bukan Dinas PU

Munafri menutup sambutannya dengan komitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama aparat keamanan demi menjaga stabilitas kamtibmas. Ia berharap suasana aman dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Makassar.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti tersebut merupakan tindak lanjut dari enam laporan polisi hasil operasi gabungan yang dilakukan Satres Narkoba bersama Polda Sulsel dan BNNP Sulsel.

Operasi tersebut juga berkaitan dengan penanganan sejumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Makassar.

“Pemusnahan ini bagian dari proses hukum sebelum tahap persidangan. Semua dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat,” ujar Kapolrestabes.

Dengan berbagai langkah nyata ini, Pemerintah Kota Makassar bersama aparat penegak hukum bertekad menjadikan Makassar sebagai kota yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba demi masa depan generasi muda yang lebih baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan
DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga
Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang
Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan
Wali Kota Makassar Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Sehat pada Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Dr. Muh. Fuad Azis Teguhkan Komitmen Kebersamaan dalam Silaturahmi Akbar IKASI Kota Makassar
Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WITA

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:35 WITA

DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:59 WITA

Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:56 WITA

Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:28 WITA

Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Berita Terbaru