Tragedi DPRD Makassar, Staf dan Pendamping Dewan Tewas Saat Evakuasi

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 23:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Kota Makassar paska terbakar.(FOTO:IST)

Kantor DPRD Kota Makassar paska terbakar.(FOTO:IST)

Makassar, garisspirits.com/ – Suasana mencekam meliputi gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, ketika massa melakukan penyerangan dengan bom molotov yang berujung kebakaran hebat. Dari insiden tersebut, dua nyawa melayang, yakni staf DPRD bernama Muhammad Akbar Basri atau akrab disapa Abay (26), serta pendamping anggota Dewan, Sarina Wati (25). Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah terjebak dalam kobaran api dan asap tebal di lantai gedung DPRD.

Kabag Humas DPRD Makassar, Syahril, mengungkapkan bahwa sebelum insiden semakin parah, pihaknya telah menginstruksikan seluruh anggota dewan, pejabat, dan staf untuk segera melakukan evakuasi. Menurutnya, protap keamanan tidak lagi berjalan dengan baik karena situasi sudah tak terkendali. “Jadi pada saat evakuasi teman-teman anggota Dewan maupun staf, diinfokan turun, karena ini situasional, protap sudah tidak berjalan dengan baik karena pihak keamanan tidak ada,” ujar Syahril, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga :  DPRD Makassar Sidak Toko Modern, Soroti Legalitas dan Peran UMKM Lokal

Syahril menuturkan bahwa penyerangan massa berlangsung brutal, diiringi lontaran bom molotov yang memicu kebakaran besar di dalam gedung. Kondisi tersebut menimbulkan kepanikan luar biasa di antara orang-orang yang masih berada di lokasi. “Penyerangan molotov, bom api segala macam, sehingga terjadi kepanikan. Saya langsung naik ke atas di lantai tiga untuk mengevakuasi, mengarahkan teman-teman pegawai dan anggota Dewan untuk turun melalui pintu belakang,” jelasnya.

Dalam suasana panik itu, aliran listrik di gedung DPRD Makassar terputus total, membuat suasana semakin mencekam. Abay sempat ikut menyelamatkan diri bersama rombongan lain menuju lantai bawah. Namun, keberaniannya membuat ia kembali naik setelah mengetahui bahwa Sarina masih terjebak di dalam gedung. Keputusan tersebut menjadi aksi heroik sekaligus pengorbanan terakhir bagi Abay.

Baca Juga :  Makassar Terapkan Pembayaran Digital, DPRD Dukung Transformasi Layanan Publik

“Pada saat itu, almarhum Abay turun ikut ke bawah. Tetapi pas sampai ke bawah, ada satu yang ingin dia selamatkan, itu tadi Sarina itu,” kata Syahril. Niat mulia Abay untuk menolong rekan kerjanya itu justru membawanya kembali ke dalam ruangan yang dipenuhi asap pekat.

Tragisnya, baik Abay maupun Sarina tak mampu bertahan akibat gangguan pernapasan karena asap yang semakin tebal. Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di ruangan humas DPRD Makassar. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar DPRD dan menjadi catatan kelam atas aksi anarkis yang terjadi di jantung perwakilan rakyat Kota Makassar.

Berita Terkait

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan
DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga
Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang
Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan
Wali Kota Makassar Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Sehat pada Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Dr. Muh. Fuad Azis Teguhkan Komitmen Kebersamaan dalam Silaturahmi Akbar IKASI Kota Makassar
Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WITA

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:35 WITA

DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:59 WITA

Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:56 WITA

Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:28 WITA

Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Berita Terbaru