Pemerintah Perkuat Program Penuntasan TBC, Bappenas dan Kemenkes Tinjau Pelaksanaan diRSUD Labuang Baji Makassar

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 20:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARISSPITRS.NEWS_ Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari Program Nasional Prioritas Presiden Republik Indonesia. Upaya ini menjadi komitmen nyata untuk menurunkan angka kasus baru TBC secara signifikan pada lima tahun mendatang. (Makassar, 28 Oktober 2025)

Target nasional yang ditetapkan adalah menekan jumlah kasus baru hingga 50 persen pada tahun 2029, dari 387.000 kasus per 100.000 penduduk menjadi 190.000 per 100.000 penduduk. Angka tersebut menjadi tolok ukur penting dalam keberhasilan program kesehatan nasional.

Untuk mencapai sasaran tersebut, pemerintah menetapkan program penuntasan TBC sebagai Kegiatan Prioritas Utama (KPU) yang masuk dalam Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN). Penetapan ini memastikan pengawasan dan dukungan lintas sektor berjalan secara terpadu.

Sebagai bagian dari mekanisme evaluasi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan kunjungan lapangan pengendalian triwulan III tahun 2025 di Kota Makassar.

Kunjungan ini bertujuan mengumpulkan data pelaksanaan, menilai kemajuan di lapangan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam menuntaskan TBC. Selain itu, kegiatan ini juga menggali praktik baik yang bisa direplikasi di daerah lain.

Baca Juga :  Komisi D DPRD Makassar Siapkan RDP Bahas Polemik SPMB 2025

Salah satu titik penting yang dikunjungi adalah RSUD Labuang Baji, rumah sakit rujukan TBC untuk wilayah Sulawesi Selatan. Tim lapangan meninjau ruang isolasi khusus TBC, laboratorium mikrobiologi, serta poliklinik TB-MDR atau tuberkulosis resisten obat.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Bappeda Kota Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Tim TB Puskesmas Mangasa, serta kader pendamping TBC dari sejumlah wilayah.

Evaluasi yang dilakukan mencakup sejumlah aspek utama, mulai dari kapasitas fasilitas dan tenaga kesehatan, hingga dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat program TBC di tingkat lokal.

Selain itu, tim juga meninjau pelaksanaan Desa dan Kelurahan Siaga TBC, yang menjadi salah satu pendekatan berbasis masyarakat untuk mempercepat penemuan dan pengobatan kasus.

Baca Juga :  Dalam Rangka HUT Kota Makassar ke-418, RSUD Daya Kota Makassar Gelar “FitBite+”.

Aspek pembiayaan turut menjadi perhatian, terutama implementasi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digunakan untuk memperkuat layanan TBC di fasilitas kesehatan daerah.

Kunjungan ini juga menyoroti pentingnya pemberian jaminan sosial bagi keluarga pasien TBC, serta perlindungan hak pekerja yang terdampak penyakit ini agar tetap mendapat kesempatan ekonomi.

Isu-isu terkini dan berbagai risiko pelaksanaan program turut dibahas, termasuk tantangan koordinasi antarinstansi dan keterbatasan sumber daya di lapangan.

Melalui evaluasi ini, pemerintah berharap tercipta sinergitas antarlembaga dan tata kelola yang lebih akuntabel serta terintegrasi di semua lini pelayanan.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar target penurunan kasus dapat tercapai lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Upaya berkelanjutan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan penuntasan TBC bukan sekadar program kesehatan, tetapi juga bagian dari pembangunan manusia yang lebih sehat dan produktif.

Berita Terkait

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah
Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
H. Meinsani Kecca Bersama RSUD Daya Dorong Pelayanan Gawat Darurat Cepat dan Responsif melalui Pengawasan Pemerintah Daerah
Appi Kembali Berkibar di Panggung Nasional, Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Bersama Sejumlah Pejabat Negara
Spektakuler! MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar
RSUD Kota Makassar Perkuat Edukasi Pasien, Pahami Ketentuan Kontrol BPJS agar Pelayanan Tetap Lancar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WITA

Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

Jumat, 11 September 2026 - 15:48 WITA

Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan

Selasa, 8 September 2026 - 19:33 WITA

Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial

Kamis, 3 September 2026 - 09:24 WITA

H. Meinsani Kecca Bersama RSUD Daya Dorong Pelayanan Gawat Darurat Cepat dan Responsif melalui Pengawasan Pemerintah Daerah

Berita Terbaru