DPRD Makassar Soroti Tenant di Fasum Pasar Segar, Pengunjung Kian Menyusut

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti keberadaan tenant usaha yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum) di kawasan Pasar Segar. Lokasi yang dulunya menjadi pusat kuliner dan tempat nongkrong anak muda itu kini terlihat sepi pengunjung.

Anggota DPRD Makassar, Nasir Rurung, mengungkapkan penyebab utama sepinya Pasar Segar adalah menyempitnya lahan parkir. Hal ini akibat banyaknya bangunan tenant yang berdiri di area yang seharusnya diperuntukkan bagi publik. “Pasar Segar seperti mati karena lahan parkir makin sempit,” ujar Nasir, Senin (10/2).

Nasir yang berasal dari Fraksi PAN menegaskan bahwa pemerintah kota harus bertindak cepat. Ia mendorong penertiban terhadap tenant yang menempati area fasum tanpa izin yang jelas. Menurutnya, pengembalian fungsi lahan parkir akan berdampak langsung pada meningkatnya kembali jumlah pengunjung.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan, Ribuan RT/RW Makassar Dilantik di Karebosi

Selain lahan parkir, ia juga menyoroti kondisi jalan di sekitar Pasar Segar yang ikut terdampak. Akses jalan yang sebelumnya memiliki dua jalur, kini menyempit hanya menjadi satu jalur karena bangunan tenant memakan badan jalan.

“Kondisi ini sangat mengganggu. Saya tidak tahu siapa yang izinkan pembangunan itu, tapi faktanya jalan dan parkiran jadi sempit. Ini harus segera ditertibkan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa fasum dan fasilitas sosial (fasos) seharusnya digunakan sesuai fungsinya, bukan untuk kepentingan komersial sepihak. Ruang publik menurutnya adalah hak masyarakat yang harus dilindungi.

Baca Juga :  Pabrik Es Pertama di Kepulauan Makassar Siap Majukan Nelayan Barrang Lompo

Menurut Nasir, jika Pemkot Makassar serius mengembalikan fungsi fasum, Pasar Segar bisa kembali seperti dulu. “Kalau parkirnya ada dan jalan lancar, masyarakat pasti datang lagi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi ini merugikan pedagang yang berjualan secara legal di dalam pasar. Penurunan jumlah pengunjung berdampak langsung pada omset harian mereka.

DPRD Makassar berharap pihak pemerintah, khususnya dinas terkait, segera menindaklanjuti masalah ini dan menata ulang kawasan Pasar Segar agar kembali menjadi pusat kuliner dan hiburan warga seperti sediakala.

Berita Terkait

Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Distaru Makassar Ajak Perempuan Jadi Motor Transformasi Bangsa
Munafri-Aliyah: Aspirasi Masyarakat dari Reses, Segera Ditindaklanjuti
Komisi D DPRD Dorong Perda Perlindungan Anak di Kota Makassar, Tekankan Edukasi dan Pencegahan
RSUD Daya Kota Makassar Ajak Orang Tua Kenali dan Cegah Campak Lewat Program BIKANG DOANG
Dedikasi Ny. Hj. Adriana Fuad Pererat Silaturahmi, Darma Wanita Persatuan Kota Makassar Gelar Halal Bihalal dan Pertemuan Bulanan
kepala dinas penatauruang kota makassar Apresiasi Peran Darma wanita persatuan dinas penataan ruang dalam Acara Halal bihalal
Paripurna DPRD Makassar: Penguatan Cagar Budaya dan Evaluasi Kinerja Pemerintah 2025
Ny. Hj. Adriana Fuad Tunjukkan Dedikasi, Dampingi Ketua DWP Makassar dalam Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:57 WITA

Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Distaru Makassar Ajak Perempuan Jadi Motor Transformasi Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 20:36 WITA

Munafri-Aliyah: Aspirasi Masyarakat dari Reses, Segera Ditindaklanjuti

Senin, 20 April 2026 - 20:15 WITA

Komisi D DPRD Dorong Perda Perlindungan Anak di Kota Makassar, Tekankan Edukasi dan Pencegahan

Senin, 20 April 2026 - 11:23 WITA

RSUD Daya Kota Makassar Ajak Orang Tua Kenali dan Cegah Campak Lewat Program BIKANG DOANG

Jumat, 17 April 2026 - 20:15 WITA

Dedikasi Ny. Hj. Adriana Fuad Pererat Silaturahmi, Darma Wanita Persatuan Kota Makassar Gelar Halal Bihalal dan Pertemuan Bulanan

Berita Terbaru

Internasional

Munafri-Aliyah: Aspirasi Masyarakat dari Reses, Segera Ditindaklanjuti

Senin, 20 Apr 2026 - 20:36 WITA