Fraksi Mulia DPRD Makassar Minta Penundaan Lelang Proyek Fisik 2025

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 05:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi Mulia DPRD Kota Makassar mengimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menunda pelaksanaan lelang proyek fisik tahun anggaran 2025. Imbauan ini disampaikan guna menjaga keselarasan antara program pembangunan dan visi Wali Kota Makassar terpilih pasca Pilkada 2024.

Ketua Fraksi Mulia, Ray Suryadi Arsyad, menyampaikan imbauan ini pada Jumat (17/01/2025). Ia meminta agar proses lelang tidak dilaksanakan sebelum Wali Kota baru resmi dilantik. “Jangan terburu-buru. Tunda dulu lelang kegiatan fisik 2025 sampai Wali Kota terpilih dilantik. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ray menambahkan, kebijakan tersebut didasarkan pada Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan yang terbit 11 Desember 2024. Surat edaran itu meminta daerah menunda proyek fisik yang belum mendesak demi mendukung kelancaran transisi pemerintahan.

Baca Juga :  Fisioterapis dari RSUD Labuang Baji, Jadi Penopang Fisik Atlet Korpri Sulsel di Pornas Palembang

“Langkah ini penting agar pembangunan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di bawah kepemimpinan yang baru,” terang Ray, legislator dari Partai Demokrat.

Dukungan serupa disampaikan Muchlis Misbah, anggota DPRD Makassar dari Partai Hanura sekaligus Bendahara Fraksi Mulia. Ia menilai penundaan ini akan memberikan ruang bagi pemerintahan baru menyusun strategi pembangunan jangka menengah.

Menurut Muchlis, proyek yang dilelang sebelum pelantikan Wali Kota terpilih berisiko tidak sinkron dengan program prioritas kepala daerah yang baru. Hal ini bisa berdampak pada tumpang tindih kebijakan dan pemborosan anggaran.

Baca Juga :  Anwar Faruq Bangun Jembatan Aspirasi Daerah Menuju Nasional

“Pilkada adalah momentum penting. Jangan sampai proyek yang dilaksanakan justru tidak sesuai arah pembangunan yang diinginkan warga Makassar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Wali Kota terpilih berhak menentukan arah kebijakan pembangunan. Karena itu, ia meminta agar seluruh SKPD menahan diri hingga proses transisi selesai.

“Beri kesempatan pemimpin baru menyusun dan menjalankan programnya. Dengan begitu, pembangunan bisa berjalan efektif dan berkelanjutan,” pungkas Muchlis.

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Otomotif
BPBD Kota Makassar Edukasi Siaga Bencana Lewat Outbound Ceria Bersama Siswa SD Islam Al-Akhyar
Anwar Faruq Bangun Jembatan Aspirasi Daerah Menuju Nasional
Bamus DPRD Kota Makassar Perkuat Koordinasi Demi Kinerja Dewan yang Lebih Efektif
DPRD Kota Makassar Tegaskan Aspirasi Warga Jadi Dasar Perumusan Kebijakan dan Agenda Kerja Legislatif
Semangat Kebersamaan, Ribuan RT/RW Makassar Dilantik di Karebosi
Imam Musakkar Sosialisasikan Perda Kota Layak Anak, Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Ramah bagi Generasi Muda
Fisioterapis dari RSUD Labuang Baji, Jadi Penopang Fisik Atlet Korpri Sulsel di Pornas Palembang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 13:07 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Otomotif

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:20 WITA

BPBD Kota Makassar Edukasi Siaga Bencana Lewat Outbound Ceria Bersama Siswa SD Islam Al-Akhyar

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:56 WITA

Anwar Faruq Bangun Jembatan Aspirasi Daerah Menuju Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:00 WITA

Bamus DPRD Kota Makassar Perkuat Koordinasi Demi Kinerja Dewan yang Lebih Efektif

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:45 WITA

DPRD Kota Makassar Tegaskan Aspirasi Warga Jadi Dasar Perumusan Kebijakan dan Agenda Kerja Legislatif

Berita Terbaru

Internasional

Munafri-Aliyah: Aspirasi Masyarakat dari Reses, Segera Ditindaklanjuti

Senin, 20 Apr 2026 - 20:36 WITA