Gedung DPRD Kota Makassar Dibakar Massa Aksi 29 Agustus, Tiga Orang Tewas

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Sekretariat DPRD Kota Makassar dibakar massa pada 29 Agutus 2025.(FOTO:IST)

Kantor Sekretariat DPRD Kota Makassar dibakar massa pada 29 Agutus 2025.(FOTO:IST)

Makassar, garisspirits.com/ – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kota Makassar pada 29 Agustus 2025 berujung tragis setelah massa membakar gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar di Jalan AP Pettarani. Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi kerusuhan ketika massa menyerbu kantor dewan usai memprotes kebijakan kenaikan tunjangan DPR dan menuntut keadilan atas insiden penabrakan seorang ojek online. Situasi memanas dan massa mulai membakar kendaraan serta merusak berbagai fasilitas.

Kekacauan dimulai ketika para pengunjuk rasa mendobrak pagar dan masuk ke area parkir kantor DPRD. Sebanyak 67 mobil dan 15 sepeda motor yang terparkir di lokasi hangus terbakar, bersama dengan bagian-bagian gedung seperti pintu, kaca, ruang sidang, dan fasilitas penunjang lainnya. Bahkan, beberapa mesin ATM di sekitar lokasi dijarah dan dibakar oleh massa. Api dengan cepat meluas ke seluruh bagian bangunan, menghanguskan hampir seluruh isi gedung.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra DPRD Makassar Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Gizi di Sekolah Dasar

Peristiwa ini memakan korban jiwa. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, yaitu Sarinawati (26) dan Abay (30), keduanya staf DPRD Makassar, serta Syaiful (43), staf Kecamatan Ujung Tanah. Selain korban tewas, beberapa orang juga mengalami luka-luka akibat terjebak dalam gedung yang terbakar atau melompat dari lantai atas demi menyelamatkan diri. Tim medis dan petugas pemadam kebakaran baru dapat mengendalikan api beberapa jam setelah kejadian.

Kerugian material akibat insiden ini sangat besar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar memperkirakan total 82 kendaraan hangus terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp253,4 miliar. Belum termasuk kerusakan pada fasilitas gedung DPRD, dokumen penting yang ikut terbakar, dan peralatan kerja yang musnah. Proses pendataan kerugian masih berlangsung hingga saat ini.

Baca Juga :  DPRD Makassar Desak Pemkot Segera Tuntaskan Pengangkatan Tenaga Non-ASN

Kerusuhan terjadi saat berlangsungnya rapat paripurna pembahasan APBD Perubahan yang dihadiri Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ketika situasi memburuk, Wali Kota berhasil dievakuasi keluar dari gedung. Namun, minimnya pengamanan membuat massa dengan mudah masuk ke dalam area kantor dewan. Beberapa anggota DPR dan pegawai berhasil menyelamatkan diri, namun banyak yang terjebak di dalam saat api mulai membesar.

Pemerintah Kota Makassar bersama aparat kepolisian kini tengah menyelidiki penyebab pasti serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusuhan ini. Kapolrestabes Makassar telah membentuk tim khusus untuk menangkap pelaku utama pembakaran dan penjarahan. Sementara itu, BPBD dan Dinas Sosial terus bekerja melakukan pemulihan pascakejadian. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.

Berita Terkait

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan
DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga
Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang
Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan
Wali Kota Makassar Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Sehat pada Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Dr. Muh. Fuad Azis Teguhkan Komitmen Kebersamaan dalam Silaturahmi Akbar IKASI Kota Makassar
Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WITA

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:35 WITA

DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:59 WITA

Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:56 WITA

Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:28 WITA

Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Berita Terbaru