Ashabul Kahfi Tekankan Pentingnya Gizi 1000 HPK di Program Bangga Kencana Takalar

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, garisspirits.com/ – Program fasilitasi Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) kembali hadir di Kabupaten Takalar melalui kolaborasi dengan mitra strategis. Bertempat di PUSDAM Muhammadiyah Takalar, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

Dalam sambutannya, Dr. H. Ashabul Kahfi, M.Ag menegaskan bahwa kekuatan bangsa dimulai dari keluarga yang berkualitas. Ia menggarisbawahi pentingnya pemenuhan gizi pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun sebagai kunci mencetak generasi unggul.

“Jika asupan gizi pada masa ini tercukupi, maka akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujarnya penuh keyakinan. Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan manusia harus berawal dari rumah tangga.

Baca Juga :  Literasi Digital Jadi Benteng Pertahanan di Era Transformasi Siber

Dr. Ashabul Kahfi juga mengingatkan bahwa upaya menciptakan keluarga sehat tidak bisa hanya dibebankan kepada individu atau keluarga semata. Pemerintah, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, hingga sektor swasta harus bergandengan tangan demi mewujudkan tujuan bersama ini.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan, Irmawahyuni Bachtiar, S.Sos, mengumumkan bahwa BKKBN kini telah bertransformasi menjadi Kementerian Keluarga Indonesia (KEMENDUGBANGGA). Perubahan nomenklatur ini menjadi simbol pergeseran fokus dari pengendalian penduduk menuju penguatan pembangunan keluarga yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi 4 Bagian di Sekretariat DPRD Kota Makassar di Awal Tahun 2026

Plt. Kepala Dinas Keluarga Berencana Kabupaten Takalar, Marwan, S.E., M.Si, menambahkan bahwa strategi pencegahan stunting harus dimulai dari hulu. Salah satunya adalah dengan mengurangi angka pernikahan dini yang berisiko pada kesehatan ibu dan anak, serta memicu lahirnya generasi dengan kondisi gizi buruk.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, Program Bangga Kencana diyakini mampu menjadi motor penggerak lahirnya keluarga Indonesia yang kuat, tangguh, dan memiliki daya saing untuk menghadapi tantangan masa depan.

Berita Terkait

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan
DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga
Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang
Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan
Wali Kota Makassar Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Sehat pada Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Dr. Muh. Fuad Azis Teguhkan Komitmen Kebersamaan dalam Silaturahmi Akbar IKASI Kota Makassar
Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WITA

Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:35 WITA

DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Tata Ruang dan Transportasi Demi Kepentingan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:59 WITA

Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:56 WITA

Wali Kota Makassar Pimpin Aksi Plogging Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Perkuat Komitmen Kota Bersih dan Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:28 WITA

Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Berita Terbaru