Kolaborasi Internasional Resmi Dibuka, Makassar Bidik Ekonomi Tumbuh dan Ekologi Tangguh

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garisspirits.com_MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon melalui kolaborasi internasional City to City antara Makassar dan Maniwa, Jepang bertajuk “Development of Maniwa Model in Maniwa City to be Implemented in Makassar City”.

Peresmian kolaborasi internasional ini dihelat di Makassar Governement Center (MGC), Jumat (13/02/2026). Dihadiri Wali Kota Maniwa Ota Noburo, secara daring, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang Kentaro Doi bersama rombongan, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa, serta jajaran SKPD lingkup Pemkot Makassar.

Munafri menekankan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya semakin nyata, khususnya bagi kota pesisir seperti Makassar. Peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, hingga ancaman kenaikan permukaan air laut menjadi risiko yang harus diantisipasi melalui kebijakan pembangunan yang berorientasi keberlanjutan.

Menurutnya, upaya menuju dekarbonisasi bukan lagi sekadar agenda global, melainkan harus menjadi bagian integral dari kebijakan pembangunan daerah. Untuk itu, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  Kolaborasi BPBD dan Duta Pemuda Perkuat Budaya Sadar Bencana di Wilayah Kepulauan

Munafri menilai, kerja sama city-to-city antara Makassar dan Maniwa sebagai langkah strategis. Kota Maniwa dikenal sebagai salah satu kota percontohan di Jepang dalam pengembangan model pembangunan rendah karbon, khususnya melalui pengelolaan energi terbarukan dan ekonomi sirkular berbasis potensi lokal.

Melalui kolaborasi ini, lanjut Munafri, Makassar memperoleh kesempatan untuk belajar dan mengadaptasi praktik terbaik yang relevan dengan kondisi lokal. Transfer pengetahuan lintas kota dan lintas negara diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan rendah emisi di Makassar.

Dengan kolaborasi yang inklusif dan berorientasi solusi jangka panjang, Munafri menargetkan Makassar menjadi kota yang unggul secara ekonomi sekaligus tangguh secara ekologis.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi titik tolak perubahan pola pikir dan pola tindakan dalam memperlakukan lingkungan. Dampaknya harus terukur dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang, Kentaro Doi, menjelaskan bahwa proyek ini mengimplementasikan “Model Maniwa” yang dikembangkan melalui Konsep Kota Biomassa Maniwa dan Deklarasi Kota Maniwa Nol Karbon.

Baca Juga :  Muhammad Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan VII Bersama Camat Mariso

Ia merincikan tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup Jepang telah melakukan 25 proyek kerja sama antar kota dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi dari Kota Makassar.

“Hasil yang dicapai dari upaya ini tidak hanya sebatas kerja sama teknis di bidang biomassa, tetapi juga telah melahirkan kolaborasi luas yang melibatkan kemitraan antar universitas, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penilaian yang sangat tinggi terhadap aspek ini,” tambahnya.

Salah satu capaian konkret yang Doi apresiasi adalah proyek percontohan pabrik fermentasi biogas di Universitas Hasanuddin sebagai langkah menuju sistem daur ulang limbah organik di Makassar. Model tersebut dinilai efektif dalam mendorong dekarbonisasi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal.

“Saya sangat berharap proyek ini akan menjadi landasan bagi model biomassa sirkular (daur ulang) yang tidak hanya berlaku di Kota Makassar, tetapi juga dapat menyebar ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Berita Terkait

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah
Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, H. Ray Suryadi Arsyad Perkuat Sinergi Bersama BPBD Makassar
SENIN, 28 SEPTEMBER 2026: IKHTIAR PROF. ANDI ASLINDA, MELANGKAH TEGAK MENJEMPUT AMANAH
H. Ray Suryadi Arsyad Kawal Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XI Bersama Disdukcapil Makassar
Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, Imam Musakkar Bangun Kolaborasi dengan Kelurahan Karuwisi Utara
H. Ray Suryadi Arsyad dan BPBD Makassar Siapkan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan XII
Sinergi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan XI,Bersama Anggota DPRD Kota Makassar Imam Musakkar, S.H. dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
H.Ray Suryadi Arsyad Siapkan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan XI
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:55 WITA

Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, H. Ray Suryadi Arsyad Perkuat Sinergi Bersama BPBD Makassar

Senin, 28 September 2026 - 08:35 WITA

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026: IKHTIAR PROF. ANDI ASLINDA, MELANGKAH TEGAK MENJEMPUT AMANAH

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WITA

H. Ray Suryadi Arsyad Kawal Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XI Bersama Disdukcapil Makassar

Minggu, 27 September 2026 - 18:30 WITA

Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, Imam Musakkar Bangun Kolaborasi dengan Kelurahan Karuwisi Utara

Berita Terbaru