Buka Bimtek SAKIP 2026, Munafri Minta Seluruh OPD Perkuat Akuntabilitas Kinerja

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 23:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,- Garisspirits.com_Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan ini digelar oleh Inspektorat Kota Makassar di Hotel Claro, Senin (6/7/2026).

Kegiatan diikuti seluruh kepala OPD, camat se-Kota Makassar, sekretaris, serta kepala subbagian perencanaan perangkat daerah sebagai upaya memperkuat pemahaman dan implementasi SAKIP dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam arahannya, Wali kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen utama untuk mengukur akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi cerminan tata kelola yang baik.

“SAKIP adalah alat ukur bagaimana akuntabilitas pemerintah bisa kita jaga. Ini akan menjadi cerminan pola pengelolaan pemerintahan sekaligus memberikan dampak terhadap kepercayaan publik kepada pemerintah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran bagian perencanaan di setiap perangkat daerah dalam memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai sasaran. Menurutnya, kualitas perencanaan menjadi penentu keberhasilan pelaksanaan program pemerintah.

“Kalau perencanaannya tidak kuat, maka seluruh proses eksekusi akan berantakan. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus membangun sinergi agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan tidak saling tumpang tindih,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Appi juga menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga agar setiap kebijakan dan penganggaran memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap kegiatan yang dirancang mampu menjawab kebutuhan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga mengungkapkan bahwa nilai SAKIP Pemerintah Kota Makassar mengalami penurunan. Kondisi itu, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi dokumen maupun sistem kerja.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama karena akan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Ia menekankan di era digital saat ini pemerintah dituntut semakin responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Beragam keluhan yang muncul di ruang publik harus dijawab melalui pelayanan yang cepat, komunikasi yang terbuka, serta kebijakan yang tepat.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi publik yang baik sehingga masyarakat memahami tujuan setiap kebijakan yang diambil.

Ia juga menegaskan agar pengambilan keputusan harus berdasarkan aturan dan fakta.

Baca Juga :  Ketua BPK Sulsel Menyerahkan Hasil Pemeriksaan LKPD kepada Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman

Setiap kebijakan harus mampu dipertanggungjawabkan karena berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Untuk itu, Ia meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan pembenahan terhadap implementasi SAKIP, tidak hanya pada penyusunan dokumen, tetapi juga pada sistem kerja yang mampu menghasilkan bukti kinerja yang berkualitas.

Ia juga meminta Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan kepada seluruh perangkat daerah agar implementasi SAKIP semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Serta, mengimbau seluruh jajaran perangkat daerah tidak ragu berkonsultasi dengan Inspektorat apabila menemukan kendala dalam pelaksanaan tugas maupun penerapan regulasi.

“Jangan menganggap berhubungan dengan Inspektorat itu sebuah aib. Justru manfaatkan pendampingan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan,” pesannya.

Appi berharap bimbingan teknis tersebut mampu meningkatkan kapasitas aparatur serta memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Dengan SAKIP yang berkualitas, wajah pemerintahan Kota Makassar akan semakin baik dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah
Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, H. Ray Suryadi Arsyad Perkuat Sinergi Bersama BPBD Makassar
SENIN, 28 SEPTEMBER 2026: IKHTIAR PROF. ANDI ASLINDA, MELANGKAH TEGAK MENJEMPUT AMANAH
H. Ray Suryadi Arsyad Kawal Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XI Bersama Disdukcapil Makassar
Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, Imam Musakkar Bangun Kolaborasi dengan Kelurahan Karuwisi Utara
H. Ray Suryadi Arsyad dan BPBD Makassar Siapkan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan XII
Sinergi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan XI,Bersama Anggota DPRD Kota Makassar Imam Musakkar, S.H. dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
H.Ray Suryadi Arsyad Siapkan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan XI
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:55 WITA

Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, H. Ray Suryadi Arsyad Perkuat Sinergi Bersama BPBD Makassar

Senin, 28 September 2026 - 08:35 WITA

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026: IKHTIAR PROF. ANDI ASLINDA, MELANGKAH TEGAK MENJEMPUT AMANAH

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WITA

H. Ray Suryadi Arsyad Kawal Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XI Bersama Disdukcapil Makassar

Minggu, 27 September 2026 - 18:30 WITA

Pengawasan Pemerintahan Daerah Angkatan XII, Imam Musakkar Bangun Kolaborasi dengan Kelurahan Karuwisi Utara

Berita Terbaru