Dramatis, Bocah 3 Tahun Terselamatkan Setelah Tangan Terjepit Mesin Penggiling Daging

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARISSPIRITS.NEWS_ Upaya penyelamatan terhadap bocah laki-laki berusia tiga tahun berinisial AA berlangsung dramatis setelah tangannya terjepit dalam mesin penggiling daging. Kejadian ini melibatkan kolaborasi cepat antara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan tenaga medis RSUD Labuang Baji.

Awalnya, orang tua AA membawa anaknya ke Kantor Damkar Makassar untuk meminta bantuan setelah tangan bocah tersebut masuk ke dalam lubang mesin penggiling daging. Namun, setelah dilakukan penilaian awal, petugas Damkar menilai kondisi tangan korban memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Petugas segera berkoordinasi dengan pihak RSUD Labuang Baji agar proses evakuasi lanjutan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan yang memadai. Bocah tersebut langsung dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.

Baca Juga :  BPBD Kota Makassar Tangani 11 Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem di Kota Makassar

Setibanya di IGD, tim medis melakukan pemeriksaan dan menilai bahwa tangan korban perlu segera dibebaskan melalui prosedur operasi darurat atau operasi Cito. Langkah ini diambil demi mencegah kerusakan lebih lanjut pada jaringan tangan.

Proses penyelamatan dilakukan di ruang Instalasi Bedah Sentral di bawah koordinasi dr. Zulfan Oktosatria Siregar, Sp.OT, spesialis ortopedi RSUD Labuang Baji, bersama tim medis lainnya. Mereka bekerja dengan ekstra hati-hati dalam proses pelepasan tangan korban dari mesin.

Selama hampir empat jam proses berlangsung, tim medis berhasil membebaskan tangan AA dalam kondisi utuh meskipun mengalami luka dan membutuhkan beberapa jahitan.

Baca Juga :  Apel perdana plt Direktur utama dan plt Direktur keuangan perumda makassar raya.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kolaborasi efektif antara layanan kedaruratan dan fasilitas kesehatan dalam menangani kasus yang bersifat sensitif dan berisiko tinggi.

Pascaoperasi, kondisi bocah AA dilaporkan stabil. Ia kini menjalani perawatan lanjutan di ruang rawat inap RSUD Labuang Baji dan masih berada dalam pengawasan tim medis.

Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan alat-alat berbahaya di lingkungan rumah tangga, terutama ketika anak-anak berada di sekitarnya.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya penanganan cepat dan koordinasi lintas instansi dalam situasi darurat yang melibatkan anak-anak.

Berita Terkait

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah
Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
H. Meinsani Kecca Bersama RSUD Daya Dorong Pelayanan Gawat Darurat Cepat dan Responsif melalui Pengawasan Pemerintah Daerah
Appi Kembali Berkibar di Panggung Nasional, Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Bersama Sejumlah Pejabat Negara
Spektakuler! MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar
RSUD Kota Makassar Perkuat Edukasi Pasien, Pahami Ketentuan Kontrol BPJS agar Pelayanan Tetap Lancar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Musda HKTI Sulsel, Karding Dorong Penguatan Organisasi hingga Tingkat Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WITA

Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

Jumat, 11 September 2026 - 15:48 WITA

Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan

Selasa, 8 September 2026 - 19:33 WITA

Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial

Kamis, 3 September 2026 - 09:24 WITA

H. Meinsani Kecca Bersama RSUD Daya Dorong Pelayanan Gawat Darurat Cepat dan Responsif melalui Pengawasan Pemerintah Daerah

Berita Terbaru